KOMPAS PART 1

Kompas ini rusak, tak bisa membawa ku pulang…

Kompas ini tak dapat berfungsi dengan baik, tak dapat menunjukkan arah mata angin dengan tepat…

Ya begitulah aku saat ini, seperti kompas ini …

Dulu aku baik baik saja, bahagia senang menikmati hidup dengan penuh harapan layaknya anak muda mengkhayal segala mimpi yang seketika mudah diraih…

Bahkan karir ini mengajakku melangkah lebih jauh mendekati kemapanan.

Seketika waktu mengenalkan ku pada kekecewaan, waktu merangkulku dalam posisi roda hidupku yang semula di atas, semua berubah berbeda menjadi cerita yang tak pernah kubayangkan sebelumnya.

Waktu memberikan rasanya bagaimana hati ini dipatahkan, Hari-Hari ku berubah menjadi sendu. berawal dari kesalahpahaman hingga berujung pada satu keputusan yang harus ku ikhlaskan.

Hatiku dingin, hidupku hambar, karir ku merosot, ku menjadi pribadi yang tidak menyenangkan.
Masuk kedalam dunia kelam, menikmati masa masa bodoh seketika saat hati ini masih merasakan sakitnya kecewa karena kehancuran.

Egoku mengajak untuk menghujat semua kelebihan yang orang lain miliki. Keadaan inilah yang membuatku tersesat hilang arah entah kemana akan ku mulai benahi.

Perasaaan takut adalah penjara yang mengurung diri ini. Tidak semua yang kita hadapi dapat diubah.Terjebak dengan keputusasaan, padahal setidaknya dengan berani melawan rasa takut itu adalah kunci kita memulai ke arah tujuan.

Coba lihat kupu kupu , ia tidak dapat melihat keindahan sayapnya sendiri, tapi makhluk lain bisa melihatnya, begitu juga manusia. 

Tuhan memberiku begitu banyak keindahan dalam hidupku. tak pantas rasanya aku mengeluhkan satu dua hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tuhan kadang membasahkan pipi ini dengan airmata bukan untuk ku tampak buruk, tapi membersihkan mata dari kenikmatan dunia dan kehidupan, mengobati luka ini dengan airmata.

akankah kompas ini ada yang sudi membenahi ?

#15maret2016

Komentar

  1. Bila di iringi pake gitar kaya nya ok nih

    BalasHapus
  2. Janganlah jd kepompong terlalu lama, bermetamormosislah engkau lalu tepaklah sayap indahmu setinggi tingginya.
    #TanteBAKA!

    BalasHapus
  3. Semoga kamu cpt sdar siapa org yg bner2 memuja dan siapa org yg sbtas cuma cerita

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ikhlas itu seperti kupu-kupu

KOMPAS PART 4